Pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Produk Domestik Bruto Terhadap Pertumbuhan Perbankan Syariah di Indonesia Periode Tahun 2020–2024
Keywords:
Inflasi, BI Rate, Produk Domestik Bruto, Pertumbuhan Perbankan SyariahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, BI Rate, dan Produk Domestik Bruto terhadap pertumbuhan Perbankan Syariah di Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Sumber data penelitian ini diperoleh dari publikasi resmi Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode tahun 2020–2024. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan Microsoft Office Excel dan program komputer SPSS. Analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan Perbankan Syariah di Indonesia periode 2020–2024, dimana variabel inflasi (X₁) secara statistik menunjukkan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 atau (0,697 > 0,05) dan nilai thitung < ttabel (0,396 < 2,11991), sehingga tidak terdapat pengaruh variabel X₁ terhadap variabel Y. Secara parsial BI Rate juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan Perbankan Syariah di Indonesia periode 2020–2024, dengan nilai signifikansi sebesar 0,119 > 0,05 dan nilai thitung < ttabel (1,646 < 2,11991), sehingga variabel BI Rate (X₂) tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan Perbankan Syariah. Berbeda dengan kedua variabel tersebut, secara parsial Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan Perbankan Syariah di Indonesia periode 2020–2024, dimana variabel PDB (X₃) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung > ttabel (9,610 > 2,11991), sehingga terdapat pengaruh signifikan variabel X₃ terhadap variabel Y. Secara simultan, inflasi, BI Rate, dan Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan Perbankan Syariah di Indonesia periode 2020–2024, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung > Ftabel (128,609 > 3,20).
References
Alim, S. (2014). Analisis pengaruh inflasi dan BI Rate terhadap Return on Assets (ROA) bank syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 10(3), 201–220.
Bungin, B. (2024). Metodologi Penelitian Kuantitatif, (Komunikasi, Ekonomi, dan Kebiijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial Lainnya). Kencana.
Eka, F. (2024). Pengaruh Sistem Moneter Konvensional Dan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 2012-2022. UIN Raden Intan Lampung.
Faizah, N. A., Roifah, T. N., & Kartikawati, Y. (2025). Analisis Fundamental Kelayakan Investasi Harga Saham Pada PT. Bank Syariah Indonesia Setelah Merger Periode 2021-2024. ADL ISLAMIC ECONOMIC, 6(1), 25–37.
Firdaus, R., & G. (2021). Pengantar Ekonomi Makro. Salemba Empat.
Fitri, A., & Hendri, Z. (2025). Pengaruh Pembiayaan Mudharabah Dan Murabahah Terhadap Stabilitas Keuangan Bank Syariah Yang Terdaftar Di JII Dengan Pendapatan Domestik Bruto Sebagai Variabel Moderasi Periode 2018-2024. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2).
Fitri, Z. (2022). Analisis Komparasi Likuiditas dan Permodalan Bank Syariah di Indonesia Sebelum dan Pada Masa Pandemi Covid-19. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Ghozali, I. (2023). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Penerbit Universitas Diponegoro.
Halwani, H. (2020). Ekonomi Pembangunan: Konsep dan Analisis. Refika Aditama.
Khotimah, K., Masyari, M. I., Hikam, M. N. A., & Abadi, M. T. (2024). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Terhadap Profitabilitas Perbankan Syariah. Journal Sains Student Research, 2(1), 462–469.
Kurnialis, S., Uliya, Z., Aulasiska, M., & Nizam, M. S. (2022). Perkembangan Perbankan Syariah Di Negara Muslim. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 5(2), 109–119.
Kurniawan, M. R., Ghafur, A., & Kartikawati, Y. (2025). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Kurs Terhadap Return On Asset Pada Bank Umum Syariah. Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa, 10(01), 200–215.
Lasyin, M. S. (2020). Fathul Mun’im Syarah Shahih Muslim. Darus Syuruq.
Mahendra, A., Amalia, M. M., & Leon, H. (2022). Analisis pengaruh suku bunga, harga minyak dunia, harga emas dunia terhadap indeks harga saham gabungan dengan inflasi sebagai variabel moderating di Indonesia. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 6(1).
Nada, N. (2024). Dinamika Lembaga Dan Aset Lembaga Perbankan Syariah Di Indonesia (Total Lembaga Dan Aset 2019 Mei 2023). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 903–910.
Panjaitan, P. D., Purba, E., & Damanik, D. (2021). Pengaruh jumlah uang beredar dan nilai tukar terhadap inflasi di Sumatera Utara. Jurnal Ekuilnomi, 3(1), 18–23.
Prasetyo, Y. (2021). Perkembangan Keuangan Syariah di Indonesia. UIN Maliki Press.
Putri, J. (2025). Strategi Adaptasi Perbankan Syariah Di Era Digital. Jurnal Ekonomi Islam, 3(1), 40–54.
Ramadhani, N., Oktaviany, A. S., & Utama, M. A. S. (2024). Peran pemerintah menstabilkan inflasi dengan kebijakan moneter dalam perspektif ekonomi Islam. Jurnal sosial dan sains, 4(2), 186–195.
Rianto, A. D. (2016). Metodologi Penelitian Sosial dan Hukum. Yayasan Obor Indonesia.
Roziah, T. R., Septiani, R., & Amapoli, E. V. (2023). Inflasi Di Indonesia: Perkembangan Dan Pengendaliannya. Synergy: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(01), 9–18.
Rusydiana, A. S. (2020). Perbankan Syariah: Sejarah, Teori, dan Praktik di Indonesia. Pustaka Setia.
Sely, M. D. (2019). Pengaruh Upah, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Investasi Di Provinsi Maluku. Jurnal Cita Ekonomika, 13(2), 143–154.






