Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Pancasila Di MIS Rantau Panjang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah serta peningkatannya terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Pancasila materi Pancasila dalam Kehidupanku di MIS Rantau Panjang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional, sehingga siswa kurang aktif, kurang terlibat dalam pemecahan masalah, dan belum mampu mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas V MIS Rantau Panjang tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah dilaksanakan secara terencana dan sistematis melalui tahapan orientasi masalah, pengorganisasian siswa, pembimbingan penyelidikan kelompok, pengembangan dan penyajian hasil, serta analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah. Pada tahap pra tindakan (pretest), diperoleh nilai rata-rata siswa sebesar 72,45 dengan jumlah siswa tuntas 16 orang (51,61%) dan siswa tidak tuntas 15 orang (48,39%). Setelah penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Siklus I, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 77,35, dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 22 orang (70,97%) dan siswa tidak tuntas 9 orang (29,03%). Pada Siklus II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang lebih optimal, dengan nilai rata-rata mencapai 86,06, jumlah siswa tuntas 28 orang (90,32%), dan siswa tidak tuntas tinggal 3 orang (9,68%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Berbasis Masalah efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pancasila, serta mampu menumbuhkan keaktifan, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan kemampuan siswa dalam mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar, Pancasila




